Cakrawala Kematian

Salah satu hal tersulit yang bisa kita lakukan adalah melepas orang yang begitu kita cintai menuju kematian. Cerita berikut ini bisa membantu.

Pada masa-masa sebelum adanya pesawat terbang yang andal, kebanyakan orang bepergian dari benua ke benua dengan kapal penumpang besar lintas samudra. Saat kapal hendak berlayar, para penumpang akan berbaris di dek kapal, di sisi dermaga di mana keluarga dan sahabat mereka berdiri.

Tatkala sirine uap berbunyi menandakan keberangkatan, mereka yang di atas kapal dan mereka yang di dermaga melambai, memberikan ciuman dari jauh, dan meneriakkan salam perpisahan sembari kapal perlahan menjauh.

Tak lama, kapal itu terlalu jauh bagi mereka yang di dermaga untuk membedakan siapa-siapa di jajaran para penumpang yang masih berdiri di dek, namun mereka masih melambai dan memandang.

Beberapa menit kemudian, perahu itu bahkan terlalu jauh untuk bisa melihat kerumunan penumpangnya, namun masih saja orang-orang yang mengasihi akan tetap di dermaga menatap kapal yang kian melenyap, dimana orang yang mereka cintai berada.

Kemudian kapal akan mencapai suatu garis pembatas cakrawala, lalu lenyap sama sekali. Namun, walaupun keluarga dan kawan di daratan tidak bisa melihat orang yang mereka kasihi lagi, apalagi bicara atau menyentuh mereka, mereka tahu bahwa orang yang mereka kasihi tidak lenyap sepenuhnya. Mereka hanya pergi melintasi suatu garis, cakrawala, yang memisahkan kita dari yang nan jauh disana. Mereka tahu bahwa mereka akan berjumpa lagi.

Hal yang sama bisa dikatakan tatkala orang yang kita cintai meninggal. Jika kita beruntung, kita berada di sisi pembaringan mereka, memeluk mereka, dan mengucap salam perpisahan terakhir. Kemudian mereka berlayar menuju samudra, yaitu kematian. Mereka makin memudar dari kita.

Pada akhirnya,mereka mencapai cakrawala, garis pembatas yang memisahkan kehidupan ini dengan yang di luar sana. Setelah mereka melewati garis itu, kita tidak bisa melihat mereka lagi, apalagi bicara atau menyentuh mereka, namun kita tahu bahwa mereka belum lenyap sama sekali.

Mereka hanya melewati suatu garis, kematian, yang memisahkan kita dari yang di luar sana. Kita akan bertemu satu sama lain lagi.

28 Comments

  1. Pingback: buy cialis toronto
  2. Pingback: cialis 20 mg cost
  3. Pingback: buy cialis drug
  4. After checking out a handful of the blog articles
    on your web page, I honestly like your way of writing a blog.
    I saved as a favorite it to my bookmark webpage list and will be checking back soon. Please check
    out my web site as well and tell me how you feel.

    Here is my web site – CBD gummies for sleep

  5. Hey there just wanted to give you a quick heads up.
    The words in your article seem to be running off
    the screen in Internet explorer. I’m not sure if this is a format issue or something to
    do with internet browser compatibility but I thought I’d post to let you know.
    The design and style look great though! Hope you get the issue resolved soon. Many thanks

    Also visit my web-site CBD gummies for anxiety

  6. It is perfect time to make some plans for the future and
    it is time to be happy. I have read this post and if I could I want to suggest you few interesting things or advice.
    Maybe you could write next articles referring to this article.

    I desire to read more things about it!

    My webpage :: CBD gummies for sale

  7. I am really loving the theme/design of your blog. Do you ever run into any
    internet browser compatibility issues? A
    small number of my blog readers have complained about my website not working correctly
    in Explorer but looks great in Chrome. Do you have any recommendations to
    help fix this problem?

    my web blog :: cbd products

  8. Pingback: celebrex logo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *